Kang Masrukhan Dalam Liputan Jawa Pos Radar Kudus

Aktivitas » Kang Masrukhan Dalam Liputan Jawa Pos Radar Kudus

 

Berbekal kecintaan terhadap dunia spiritual dan parapsikologi, Ustadz Masrukhan mengembangkan bakat besarnya dengan menekuni bisnis dalam bidang spiritual dan koleksi benda antik. Hasilnya terbilang manis, di usia yang masih relatif muda Ustadz Masrukhan berhasil menjadi spiritualis yang dipercaya ribuan klien dari dalam dan luar negeri.

 

Keuletan dan kegigihan Ustadz Masrukhan dalam menggeluti dunia parapsikologi inilah yang menarik minat media setempat, sehingga pada tanggal 10 Oktober 2013 lalu beliau diliput oleh harian Radar Kudus, Jawa Pos. Tidak hanya menyoroti sepak terjang beliau yang telah cukup lama malang melintang di dunia parapsikologi, artikel yang dimuat tersebut juga menulis tentang upaya beliau dalam mengabdi sebagai anggota masyarakat dengan menyediakan pengobatan gratis bagi warga kurang mampu.

 

Prestasi yang telah berhasil Ustadz Masrukhan capai membuktikan bahwa ketekunan beliau sejak masih belia kini berbuah manis. Kondang sebagai spiritualis muda, Ustadz Masrukhan menyediakan produk dan layanan spiritual hingga ke berbagai negara di dunia. Klien Ustadz Masrukhan tidak hanya berasal dari seluruh Indonesia, tetapi juga mancanegara. Banyak diantaranya yang berasal dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Hongkong. Di kawasan Asia, misalnya, Ustadz Masrukhan telah berpengalaman memberikan layanan spiritual hingga ke Korea, Jepang, Turki, Arab Saudi dan sejumlah negara lain. Sedangkan di luar kawasan Asia, klien beliau juga berasal dari Australia, Amerika Serikat, Canada, hingga negara-negara Eropa seperti Inggris, Belanda dan Perancis.

 

Salah satu hal yang sangat mempengaruhi kesuksesan Ustadz Masrukhan adalah kemampuan beliau untuk mengemas produk dan layanan spiritual secara modern tanpa meninggalkan unsur tradisinya. Sehingga klien cenderung merasa nyaman tanpa dihinggapi rasa ngeri terhadap hal-hal spiritual yang seringkali terkesan ‘klenik’. Sebaliknya, apa yang dilakukan Ustadz Masrukhan dapat dipandang sebagai sebuah upaya untuk menunjukkan bahwa unsur tradisi spiritual sudah selayaknya kita lestarikan.